MITIGASI RISIKO CEDERA PADA SAAT KEBUGARAN JASMANI PERSONEL PKP-PK DI BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG

Rayyan Saka, Sajidan (2026) MITIGASI RISIKO CEDERA PADA SAAT KEBUGARAN JASMANI PERSONEL PKP-PK DI BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG. Diploma thesis, Politeknik Penerbangan Palembang.

[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (505kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (453kB)
[thumbnail of BAB V-Lampiran.pdf] Text
BAB V-Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan kegiatan penting bagi personel PKP-PK karena berperan dalam menjaga kesiapan fisik untuk melaksanakan tugas penyelamatan dan pemadaman kebakaran penerbangan. Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut memiliki potensi bahaya yang dapat menyebabkan cedera dan mengganggu kesiapsiagaan operasional personel. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat menimbulkan risiko cedera pada saat pelaksanaan kebugaran jasmani personel PKP-PK serta menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam mitigasi risiko melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas personel PKP-PK Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Hazard Identification berhasil mengidentifikasi 13 potensi bahaya yang berpotensi menyebabkan cedera, meliputi pemanasan yang tidak optimal, kondisi lapangan yang licin, riwayat cedera sebelumnya, penggunaan alat olahraga yang rusak, minimnya pengawasan
instruktur, kelelahan akibat beban kerja, kurangnya kesadaran K3, posisi tubuh yang tidak ergonomis, perubahan gerakan mendadak, dan tidak dilaksanakannya pendinginan. Hasil Risk Assessment menunjukkan terdapat 3 hazard berkategori high risk, 9 hazard berkategori moderate risk, dan 1 hazard berkategori low risk. Mitigasi risiko direkomendasikan melalui penerapan HIRARC secara sistematis, penyusunan SOP keselamatan latihan, pemeriksaan kesehatan dan fasilitas olahraga secara berkala, peningkatan pengawasan instruktur, serta sosialisasi K3 berkelanjutan. Disarankan agar unit PKP-PK meningkatkan implementasi HIRARC secara formal untuk menekan risiko cedera dan meningkatkan keselamatan personel.
Kata kunci: Cedera, Jasmani, Kebugaran, Mitigasi, Risiko.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Penyelamatan Dan Pemadam Kebakaran Penerbangan
Depositing User: Rayyan RAYYAN SAKA SAJIDAN
Date Deposited: 27 Jul 2026 01:57
Last Modified: 27 Jul 2026 01:57
URI: http://repository.poltekbangplg.ac.id/id/eprint/868

Actions (login required)

View Item
View Item