Adam, Saputra (2026) ANALISIS RISIKO KEBAKARAN KENDARAAN LISTRIK DI GEDUNG PARKIR BANDAR UDARA INTERNASIONAL RADIN INTEN II LAMPUNG. Diploma thesis, Politeknik Penerbangan Palembang.
BAB I.pdf
Download (2MB)
BAB II.pdf
Download (525kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (404kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (993kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Perkembangan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia, termasuk di lingkungan bandar udara menimbulkan tantangan baru dalam aspek keselamatan penerbangan. Kendaraan listrik memiliki karakteristik bahaya yang berbeda dibandingkan kendaraan konvensional, terutama akibat potensi kegagalan baterai lithium-ion yang dapat memicu fenomena thermal runaway menghasilkan suhu tinggi, gas beracun, dan potensi penyalaan kembali (re-ignition). Berdasarkan hasil observasi di Gedung Parkir Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung, telah ditemukan penggunaan kendaraan listrik, namun belum tersedia zona parkir khusus, peralatan pemadaman khusus, maupun Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kebakaran kendaraan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko kebakaran kendaraan listrik dan menyusun rekomendasi penanganan kebakaran kendaraan listrik di gedung parkir bandar udara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semi kuantitatif melalui metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan matriks risiko berdasarkan ISO 31000:2018. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar potensi bahaya yang teridentifikasi berada pada kategori risiko high hingga extreme. Risiko tertinggi berasal dari potensi ledakan baterai lithium-ion dan fenomena thermal runaway dengan nilai risiko 3E (extreme), serta ketiadaan zona parkir khusus kendaraan listrik. alat pemadaman khusus, dan SOP penanganan kebakaran kendaraan listrik dengan nilai risiko 4E dan 4D (extreme). Mitigasi yang direkomendasikan meliputi penyediaan area parkir khusus EV, penyusunan SOP penanganan kebakaran kendaraan listrik, pengadaan peralatan pemadaman yang sesuai, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan sistem pengendalian risiko. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas respons darurat dan keselamatan operasional di lingkungan bandar udara.
Kata Kunci: HIRADC, Kendaraan Listrik, Risiko Kebakaran, SOP.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Penyelamatan Dan Pemadam Kebakaran Penerbangan |
| Depositing User: | Adaam Adam Saputra |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:03 |
| URI: | http://repository.poltekbangplg.ac.id/id/eprint/882 |

