Joshua Henry Frankestein, Apituley (2026) PERENCANAAN PERBAIKAN PERKERASAN TAXIWAY NP7 DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI BALI. Bachelor thesis, Politeknik Penerbangan Palembang.
BAB I.pdf
Download (735kB)
BAB II.pdf
Download (744kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (336kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Perkerasan Taxiway NP7 di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami kerusakan berupa lendutan (rutting) pada area wheelpath dan retak memanjang akibat repetisi beban pesawat yang tinggi, dominasi operasional pesawat berbadan besar, serta temperatur perkerasan yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan perkerasan bekerja mendekati batas kapasitasnya karena nilai ACN pesawat kritis Boeing 777-300ER sama dengan nilai PCN eksisting, yaitu 89. Selain itu, metode perbaikan sebelumnya berupa patching dinilai belum mampu mengatasi kerusakan secara optimal sehingga berpotensi mengganggu keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kerusakan perkerasan pada Taxiway NP7, mengetahui kesenjangan antara kondisi eksisting dengan ketentuan teknis yang berlaku, menentukan metode perbaikan yang paling tepat menggunakan pendekatan triple constraint, serta merencanakan tebal lapisan overlay menggunakan metode FAA melalui aplikasi FAARFIELD dan COMFAA. Penelitian ini menggunakan metode mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, data Pavement Management System (PMS), data operasional pesawat, serta studi literatur. Gap analysis dilakukan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi eksisting perkerasan dan ketentuan FAA AC 150/5320-6G. Selanjutnya, pendekatan triple constraint yang meliputi aspek waktu, biaya dan mutu digunakan untuk menentukan metode perbaikan yang paling sesuai. Perencanaan tebal overlay dilakukan menggunakan aplikasi FAARFIELD, sedangkan evaluasi kekuatan perkerasan dilakukan menggunakan aplikasi COMFAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan pada Taxiway NP7 berupa lendutan sepanjang 200 meter dengan kedalaman sekitar 3 cm dan retak memanjang sepanjang 280 cm termasuk kategori kerusakan sedang sehingga metode patching tidak lagi sesuai digunakan berdasarkan hasil gap analysis terhadap kondisi eksisting dan ketentuan FAA. Berdasarkan pendekatan triple constraint, metode overlay dipilih sebagai metode perbaikan paling tepat karena lebih efisien, memiliki kualitas perbaikan yang lebih baik, serta dapat dilaksanakan tanpa penutupan total taxiway. Hasil analisis menggunakan aplikasi FAARFIELD menunjukkan kebutuhan overlay sebesar 5 cm dengan nilai Cumulative Damage Factor (CDF) = 0 yang menandakan struktur perkerasan masih aman terhadap repetisi beban pesawat. Selanjutnya, hasil evaluasi menggunakan aplikasi COMFAA menunjukkan peningkatan nilai PCN dari 89 F/C/X/T menjadi 114 F/C/X/T sehingga kapasitas perkerasan telah memenuhi kebutuhan operasional pesawat kritis Boeing 777-300ER. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa pengembangan analisis perbaikan perkerasan sisi udara dengan mengintegrasikan gap analysis dan pendekatan triple constraint dalam menentukan metode perbaikan yang sesuai pada bandar udara dengan operasional tinggi. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis dalam pelaksanaan pemeliharaan dan peningkatan perkerasan sisi udara pada bandar udara lainnya.
Kata Kunci: COMFAA, FAARFIELD, Gap Analysis, Overlay, Taxiway, Triple Constraint.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Politeknik Penerbangan Palembang > TA Engineering (General). Civil engineering (General) Politeknik Penerbangan Palembang > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Teknologi Rekayasa Bandar Udara |
| Depositing User: | Mr Joshua Apituley |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:52 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:52 |
| URI: | http://repository.poltekbangplg.ac.id/id/eprint/825 |

